ruangan sederhana di tengah tengah hati..
tak ku sangka aku kembali ke ruang ini
tempat di mana namamu tersimpan rapi..
Ruang di mana aku tempatkan sepi jadi tepi
dan kesendirian menjadi permadani..
sejenak ku buka pintu dan tetap berdiri
meratapi barisan kata tentang diri..
Dan tentang kamu yg tak pernah ku miliki..
Berat ku coba langkahkan kaki
Satu demi satu untuk sekedar menguji..
ku ingat potret punggung itu..
ku ingat pose senyum itu..
ku ingat suara itu..
dan terlebih dari itu, ku teringat siapa aku..
maafkan hatiku yg masih terisi namamu
maafkan jiwaku yg masih mendaraskan doa untuk mu..
Dan untuk mu, maafkan aku...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar