Berdiri ku di sebuah perempatan
tenanglah ini bukan tentang hati gumamku
haruskah ku belok ke kiri dan kembali mengenangmu?
kata hati kecil kepada nyala api kesadaranku
kamu sebaiknya belok ke kiri dan tenggelam di dalamnya
sebut sejumput jiwa yg telah usang dan beku
ayo kita belok ke kiri dan nikmati kembali rasa pesakitan itu
entah darimana pikiran itu muncul
dari keras kepala sampai akhirnya aku menyerah
bangjo nyala hijo seringai klakson seolah memburu nafas...
Dari aku yg kau sebut egois
Dan aku membelok kiri dan aku ke pangkuan mu kembali
Sabtu, 13 Juli 2019
Tentangmu sebelum kututup sebuah buku
Selasa, 14 Mei 2019
Selamat senja kawan...
mau kah minum secangkir kupi denganku?
secangkir kupi yang berisi puisi masa lalu..
Di mana hanya ada 1 nama yg di tuju...
selamat senja kawanku...
Selamat datang di duniaku...
dunia dimana tak smua orang tau..
Dunia dimana aku menjadi yg kumau..
dimana kau sama sekali tidak mengenalku..
selamat senja kawanku...
selamat menikmati hidupku..
bersama kupi...senja hari...dan namamu..
Selasa, 07 Mei 2019
Tak ku sangka aku kembali ke ruang ini
ruangan sederhana di tengah tengah hati..
tak ku sangka aku kembali ke ruang ini
tempat di mana namamu tersimpan rapi..
Ruang di mana aku tempatkan sepi jadi tepi
dan kesendirian menjadi permadani..
sejenak ku buka pintu dan tetap berdiri
meratapi barisan kata tentang diri..
Dan tentang kamu yg tak pernah ku miliki..
Berat ku coba langkahkan kaki
Satu demi satu untuk sekedar menguji..
ku ingat potret punggung itu..
ku ingat pose senyum itu..
ku ingat suara itu..
dan terlebih dari itu, ku teringat siapa aku..
maafkan hatiku yg masih terisi namamu
maafkan jiwaku yg masih mendaraskan doa untuk mu..
Dan untuk mu, maafkan aku...
Selasa, 23 April 2019
Sabtu, 31 Maret 2012
cincinku hilang..
dan selanjutnya km ..
perlahan..
sebuah kepastian..
hilang..
seperti dulu..
saat mereka pergi..
tanpa pesan..
tanpa akhir..
tiba tiba hilang..
namun tenang
aku tetap di sini..
berdoa untukmu..
mengawasimu..
supaya tak kau jatuh..
hingga tiba saatnya ku pergi..
saat kalian bertemu Maria..
dan berdua di altar Yesus..
aku pergi..
saat ini..
setenggak kopi..
dua tenggak kehidupan..
aku di sini..
tanpa arti..
dan selanjutnya km ..
perlahan..
sebuah kepastian..
hilang..
seperti dulu..
saat mereka pergi..
tanpa pesan..
tanpa akhir..
tiba tiba hilang..
namun tenang
aku tetap di sini..
berdoa untukmu..
mengawasimu..
supaya tak kau jatuh..
hingga tiba saatnya ku pergi..
saat kalian bertemu Maria..
dan berdua di altar Yesus..
aku pergi..
saat ini..
setenggak kopi..
dua tenggak kehidupan..
aku di sini..
tanpa arti..
Langganan:
Postingan (Atom)