Sabtu, 13 Januari 2007

kita duduk di tempat yang sama saudaraku…

dimana sejenak kita pikirkan masa depan…

masa depan milik kita…

enggan biasanya ku sebut kata-kata itu di tempat ini…

sebab ke semu an hati pun tlah membeku…

dimana bibir mengucap tapi hati menyangkal…

hanya ke egoisan diri terpacar dengan gagahnya…

bersanding dengan ketinggian hati tuk menjawabnya…

"slamatkan aku….slamatkan aku…."

itu erangan kenikmatanmu saudaraku…

dan ketika kembali ku bertanya,..

lalu apakah yang hendak kau lakukan padaku stelah ini??

kudapati jawab pasti…

entahlah…karena akupun belum selamat…

kau urusan nanti…

saat aku ingat…

kan kuberikan terima kasihku…dan senyum hanya untukmu…

itu saja…

karena itu upah ku…

itu yang kamu pikirkan…

hanya itu…

karena satu jiwa pun berarti…

buatku…

itu beda kita…

Kamis, 11 Januari 2007

entah sejak kapan kata ini muncul…

kata sederhana yang mencerminkan dirimu…

sebab senyum itu tak lagi milikku…

ke ceriaan itu bukanlah lagi milikku…

cerita indah dalam dinginnya senyum itu…

kau begitu indah bagiku…

tapi tak lagi ku temui…

rindu akan smua itu adalah kepastian…

rindu akan kehangatan itu adalah ke jujuranku…

maaf…

sangat sederhana yang kala itu ku ucap…

tapi itu tidaklah cukup…

tuk luluh kan segala kesalahanku…

kini lama tak kudengar suara itu…

panggil namaku yang tak biasa…

ataupun senyuman itu…

yang orang lain tak biasa…

terima anugrah tuk melihatnya…

aku kangen kamu non…

smua hal tentang kamu…