Tak banyak memang waktuku
Tuk ajarimu bahasaku
Bahasa cinta kasih dari moyangku
Sbab tiada lagi topangan jiwaku
Bergerak rancu seperti kapal tak berlayar
Tiada lagi batu karang
Yang tetap menyangga ragaku
Sbab ragaku rapuh seperti buih
Bahwasana gemerlapnya dunia
Tak lagi menjangkauku
Aku disini, putraku
Putra titipan sang surya
Dan segera purna lah waktuku
Lelah sudah segala milikku
Sbab tlah lelahku bicara cinta
Lelahku duduk dalam gelap
Menantimu
Sepanjang waktuku…..
Jumat, 06 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar