hari ini
ku lihat satu kemurahan Ilahi
bahwa ku temui dia di saat waktu berawal
sungguh tegar dan besar
sopan dan ramah
dengan segala kesederhanaan tutur dan pikir
mengilhami tuk berbicara hidup
akan segala kasih
akan segala kehidupan
dan tentang segala hal
yang tercermin saat ini
kan segala pedih
dan luka akan waktu dan hidup
tuang air kearifan dalam darah
ku belajar banyak
akan hidup darimu
akan kemunafikan manusia
dan akan dirimu
yang pada dasarnya sederhana
ku belajar banyak
tentang hidup darimu
bahwa mengalah bukanlah kekalahan
bahwa mendengarkan adalah jiwa emas manusia
bahwa belajar untuk mengerti orang lain adalah kunci hidup
bahwa diam adalah jiwa ketahanan
dan
bahwa salib yg kita panggul sangatlah berat
tiada orang kirene
tiada uluran tangan
tiada km
tiada dia
sendiri
hanya sendiri
mencoba menelaah waktu
memecah sepi
dan ketidak mampuanku
aku masih berserah
bahwa DIa ada
semoga bukan untukku
tapi tuk anakku
biarlah ku seperti ini
tak apa
tak lagi ku peduli aku hidup dmn
aku ada dalam hatimu
itu janjiku pada anakku
karena aku hanyalah
orang yang berlalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar