‘aku kangen kamu non…’
kata itu lah yang lupa ku selipkan…
karena pada saat masih ku lihat senyum itu
ku terlupa tuk berkata betapa bahagianya
ketika anugrah itu datang padaku
untuk mengenalmu…
berbagi sedikit waktu…
terutama ….
melihat senyum itu…
indah…
sangat indah…
walau sangat dingin…
bersama tatapanmu itu…
kau special non…
sangat special…
di hatiku…
Tuhan memberkatimu…
saat ini…
ketika malam pun tiba…
masih ku lihat pesan itu…
sangat singkat…
bermakna untuk ku…
jadikanlah ku tungkumu…
ketika dingin itu melandamu…
karena aku pun malakukannya…
ataupun pensil kecil…
di antara banyak pena di sekitarmu…
walau aku tak begitu berarti bagimu….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar